Lima Eksperimen Terkejam dengan Manusia sebagai Objeknya

0
170
Lima Eksperimen Terkejam dengan Manusia sebagai Objeknya 101

Eksperimen menjadi satu-satunya hal yang bisa dilakukan untuk membuktikan sesuatu. Terutama dilakukan ketika menemukan sesuatu yang baru dan masih dianggap tabu. Biasanya eksperiman dilakukan untuk penelitian pada virus, bakteri dan lainnya.

Di zaman dulu banyak percobaan-percobaan yang menggunakan manusia sebagai objeknya. Mereka diperlakukan layaknya binatang dengan mempertaruhkan nyawa demi mendapatkan kepuasan dalam hasil eksperimennya.
Sejarah membuktikan bahwa telah banyak terjadi eksperimen yang terparah terhadap manusia di dunia. Eksperimen mengerikan ini banyak dilakukan ketika perang dunia berlangsung. Seperti apa eksperimen itu? Berikut ulasannya.
1. Percobaan Kejam Nazi
Lima Eksperimen Terkejam dengan Manusia sebagai Objeknya 101

Eksperimen manusia oleh Partai Nazi, Jerman, menjadi salah satu percobaan paling keji sepanjang sejarah. Para ilmuwan partai pimpinan Adolf Hitler itu mencoba menciptakan ras baru berideologi fasis dengan memanipulasi genetika.
Inilah cikal bakal kloning. Tahanan Nazi di kamp paling mengerikan yakni Auschwitz diambil sampel darahnya dan mereka mencoba menciptakan kembar benar-benar identik mulai dari sidik jari, warna mata, tanda lahir, bahkan tahi lalat. Eksperimen ini dipimpin oleh Dr. Josef Mangele dan sekitar 1.500 orang telah menjadi korban percobaan itu selama Perang Dunia II.
Selain menciptakan kembar, para ilmuwan Nazi juga menciptakan eksperimen merubah warna mata dengan mencongkel penglihatan para tahanan. Lalu mereka juga membuat percobaan menggabungkan manusia satu dan lainnya dengan cara menjahit kulit keduanya lalu menyambungkan saraf serta otot.
2. Unit 731
Unit 731 merupakan satuan kerja pengembangan biologi dan kimia oleh angkatan darat kekaisaran Jepang. Mereka melakukan eksperimen manusia selama perang Sino pada 1937-1945 dan juga perang dunia II.
Dipimpin oleh Komandan Shiro Ishii, unit 731 membedah manusia hidup-hidup tanpa obat bius, termasuk perempuan hamil. Banyak tahanan diamputasi lalu bagian terkena potongan itu disambungkan ke bagian yang lain dari tubuh mereka lalu diledakkan dengan granat dan bagian tubuh itu terpental kemana-mana.
Selain itu mereka juga mencari tahu penyebab sipilis. Saat itu banyak prajurit Jepang terkena penyakit kelamin ini dan mereka memperkosa tahanan. Para tahanan sengaja dibiarkan menderita dengan sipilis dan ilmuwan 731 berupaya mencari obatnya.
3. Eksperimen Sipilis pada Kulit Hitam
Penelitian di Kota Tuskegee, Negara Bagian Alabama, Amerika Serikat, membuat eksperimen penyakit sipilis pada lelaki kulit hitam. Sejauh mana penyakit itu menggerogoti kesehatan, dampak jangka panjang jika tidak diobati, dan lain-lain. Klinik-klinik juga sengaja tidak memberikan mereka perawatan maksimal, Bahkan ada yang ditolak masuk rumah sakit. Sekitar 74 persen meninggal, ada yang langsung, dan tidak langsung. Selebihnya komplikasi dengan peyakit lain. Puluhan perempuan terinfeksi suaminya dan belasan anak lahir dengan sipilis bawaan.
4. Laboratorium Racun
Laboratorium milik Uni Soviet masa Perang Dunia II menjadi tempat untuk eksperimen mengerikan dari agen rahasia negara itu, disebut juga laboratorium 1, 2, dan kamar gas, Soviet mengembangkan berbagai jenis racun termasuk risin. Mereka terpilih untuk diracun tidak secara langsung, disajikan bersama makanan atau minuman.
5. Eksperimen Korea Utara
Banyak laporan eksperimen manusia dilakukan Korea Utara. Laporan ini juga menunjukkan adanya pelanggaran hak asasi mirip percobaan dilakukan Partai Nazi, Jerman. Sekitar 50 tahanan perempuan sehat diracuni daun kubis. Jika tidak memakannya seluruh keluarga mereka akan dibunuh. Memakan daun kubis itu akan membuat mereka mati secara perlahan. Awalnya mereka akan muntah dan pendarahan di dubur.
Itulah lima eksperimen terkejam yang menjadikan manusia sebagai objeknya. Untuk itu berhati-hatilah. Meskipun ada beberapa dampak baik yang bisa diperoleh, namun ada banyak bahaya yang mengancam nyawa.
Baca Juga:
Delapan Khasiat Berdoa Bagi Kesehatan Tubuh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here