Tiga Cara Mudah Menjadi Sehat dengan Syariat

0
86
Permasalahan kesehatan menjadi hal penting yang harus diperhatian. Terlebih lagi jika memiliki pola hidup dan pola makan yang tidak sehat serta kurangnya waktu istirahat bisa menjadi pemicu timbulnya berbagai macam penyakit.

Tidak hanya menakutkan, munculnya berbagai penyakit baru juga menambahkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Oleh sebab itu, mereka kemudian berlomba-lomba menerapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit.

Ternyata, di dalam agama Islam telah dipaparkan beberapa hal yang bisa membuat seseorang menjadi sehat hanya dengan menjalankan syariat. Tidak perlu mengeluarkan biaya, cara ini justru juga mendatangkan pahala. Bagaimana  caranya? Berikut informasi selengkapnya.

1. Menahan Amarah
Hal pertama yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar memiliki hidup yang sehat adalah dengan menahan amarah. Amalan ini merupakan salah satu syariat Islam yang harus dijalankan. Biasanya orang yang bisa menahan amarahnya akan terhindari dari berbagai macam penyakit seperti stroke dan serangan jantung. 

Hal sebaliknya akan terjadi jika orang tersebut memiliki emosi yang tidak terkendali dan berlebihan.Dapat menahan amarah juga berkontribusi dalam menjaga kesehatan fisik manusia. Dengan kata lain, apa yang telah diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya kepada umat Islam sangat berdampak terhadap kesehatan raga. 

Selain bernilai baik untuk kesehatan, ternyata mampu menahan amarah juga akan mendapatkan balasan yang luar biasa di sisi Allah SWT. Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

“Barang siapa yang dapat menahan amarahnya, sementara ia dapat meluapkannya, maka Allah akan memanggilnya di hadapan segenap mahluk. Setelah itu, Allah menyuruhnya memilih bidadari surga dan menikahkannya dengan siapa yang ia kehendaki.” (HR Ahmad).

Dari Sulaiman bin Shurad RA, ia berkata : Ada dua orang saling mencaci di sisi Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam. Lalu salah seorang diantara keduanya menjadi marah, merah mukanya dan tegang urat lehernya. Kemudian Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam melihat kepada orang itu dan bersabda :
Baca Juga:
Perhatikan Empat Hal ini dalam Memilih Pasangan Idaman

“Sesungguhnya aku mengetahui suatu kalimat seandainya ia mau mengucapkannya pastilah hilang marah itu darinya, kalimat itu ialah : A’uudzu billaahi minasy-syaithoonir rojiim (Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk)”. Maka berdirilah seorang laki-laki diantara orang-orang yang mendengar sabda Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam tersebut menghampiri orang yang marah itu dan berkata : “Tahukah kamu apa yang disabdakan oleh Rasulullah tadi ?” Orang yang marah itu menjawab : “Tidak”. (Orang yang mengingatkan itu berkata) : Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda : “Sesungguhnya aku mengetahui suatu kalimat seandainya ia mau mengucapkannya pastilah hilang marah itu darinya. Kalimat itu ialah : A’uudzu billaahi minasy-syaithoonir rojiim”. Orang yang marah itu berkata : “Apakah engkau menganggap aku ini gila?.” [HR. Bukhari dan Muslim]


Nabi Yusuf As juga pernah meneladankan hal ini kepada saudara-saudaraya yang telah menyengsarakan beliau. Bahkan Nabi Yusuf As memaafkan dan memohon ampunan kepada Allah untuk mereka yang telah berbuat jahat. 

“Dia (Yusuf) berkata: “Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kamu, mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu), dan Dia adalah Maha Penyayang diantara para penyayang.” (QS. Yusuf [12]: 92).

2. Membaca Al-Qur’an

Mungkin banyak orang yang mempertanyakan mengapa membaca Al-Qur’an berpengaruh terhadap kesehatan? Jawabannya adalah membaca Al-Qur’an dengan penuh penghayatan akan mendatangkan ketenangan batin bahkan akan membuat diri terhidar dari sikap pesimisme. 

Oleh sebab itu, ketika sedang menghadapi suatu masalah yang menyebabkan kekecewaan mendalam, ada baiknya untuk bersegera membaca Al-Qur’an. Dengan melakukan hal ini niscaya akan membuat batin menjadi tenang dan pikiran kembali stabil. Allah Ta’ala berfirman:

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS. Al-Hadid [57]: 22).

Oleh sebab itu, rajinlah membaca ayat-ayat di dalam Al-Qur’an sehingga akan membuat akal kita cerdas dan hati kita damai. Dengan membaca Al-Qur’an, seorang muslim akan mencapai ketenangan dan kebahagiaan yang hakiki serta itu semua tentu akan membuat hidup menjadi lebih sehat. 

3. Melaksanakan Shalat

Cara mudah untuk sehat yang terakhir adalah dengan melaksanakan shalat. Shalat selain merupakan dimensi waktu untuk melatih diri hidup displin, dan teratur ternyata juga bisa membuat tubuh orang yang mengerjakannya menjadi sehat.

Misalnya saja melaksanakan shalat subuh, ibadah ini melatih diri setiap muslim agar terbebas dari terlambatan segala urusan. Dengan demikian, melaksanakan shalat subuh berarti membantu memperlancar urusan dan tentu saja rezeki untuk kesehatan jiwa dan raga. 

Rasulullah SAW bersabda: “Bersegeralah dalam mencari rezeki dan kebutuhan (hajat) karena dalam kesegeraan (pergi pagi) itu terdapat keberkahan dan kesuksesan.” (HR. Thabrani).

Dari sisi kesehatan secara fisik, mengerjakan shalat di waktu subuh berarti membiasakan diri bangun pagi. Udara sebelum subuh jelas steril, terlebih lagi jika subuh dilaksakan berjama’ah di masjid. Setiap langkah menuju masjid tersebut akan memberikan dampak positif terhadap peredaran darah dan jantung. 

Demikianlah informasi mengenai cara mudah menjadi sehat dengan syariat agama. Oleh sebab itu, laksanakanlah cara-cara tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Karena selain mendatangkan pahala di akhirat kelak, juga akan menimbulkan manfaat secara langsung di dunia. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan kepada kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here