Empat Artis Indonesia Ini Sedang Berjuang Melawan Serangan Kanker

0
109
Kanker termasuk dalam jajaran penyakit yang mematikan di Indonesia. Tentu saja hal tersebut tidak terlepas dari cepatnya peredaran sel kanker di dalam tubuh yang menyebabkan daya tahan tubuh seseorang semakin menurun.

Divonis sebagai seorang penderita kanker tentu bukanlah hal yang diinginkan oleh siapapun. Penyakit yang membutuhkan perawatan mahal satu ini ternyata bisa menyerang siapa saja, tanpa terkecuali kalangan artis di Indonesia. 

Empat Artis Indonesia Ini Sedang Berjuang Melawan Serangan Kanker 01 2BRIRIN

Saat ini, ada beberapa artis yang tengah berjuang melawan penyakit kanker yang mendera mereka. Maka tidak heran jika harta dan tenaga mereka pun terkuras untuk membayai pengobatan rumah sakit. Lantas siapa sajakah artis yang dimaksud? Berikut informasi selengkapnya.

1. Julia Perez

Divonis kanker sejak tahun 2014 lalu artis peran dan penyanyi dangdut Julia Perez masih berjuang untuk sembuh dari kanker serviks atau leher rahim yang dideritanya ingga sekarang.Serangkaian kemoterapi, metode pengobatan untuk membunuh sel-sel kanker telah dijalani oleh wanita yang akrab dipanggil Jupe ini.

Efek dari kemoterapi yang dijalani, Jupe menggunduli kepalanya karena kondisi rambut yang terus rontok. Ia baru saja menjalani operasi saraf di perut. Saat ini Jupe mengaku telah didiagnosis kanker stadium IV.

Human papillomavirus (HPV) merupakan virus penyebab kanker serviks. Kanker serviks itu sendiri merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita.


Saat ini, telah ada vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh HPV. Untuk pencegahan sejak dini, vaksin HPV sudah bisa diberikan saat usia sekolah.

2. Ria Irawan
Nama Ria Irawan artis peran juga ramai diberitakan terkena kanker sejak tahun 2014 lalu. Berbeda hal dengan Jupe, Ria Irawan divonis kanker kelenjar getah bening yang diketahui setelah menjalani operasi pengangkatan rahim.

Baca Juga:
Warna Hitam jadi Tren Makanan dan Minuman di 2017

Seperti halnya Jupe, Ria Irawan juga menjalani beberapa kemoterapi dan radiasi. Aktris Terbaik Festival Asia Pasifik 2003 ini mengaku, kanker telah menyebar ke rongga perutnya. Sama-sama mengidap kanker membuat Jupe dan Ria Irawan saling mendukung satu sama lain untuk terus berjuang.

Kanker kelenjar getah bening atau limfoma bisa tumbuh di bagian tubuh yang memiliki kelenjar getah bening. Limfoma umumnya tumbuh di sekitar leher, ketiak, dan pangkal paha.

3. Aldi Taher

Aldi Taher yang merupakan seorang artis peran juga mengalami hal yang sama seperti Ria Irawan. Didiagnosis mengidap kanker kelenjar getah bening atau limfoma pada 2016 lalu hingga saat ini Aldi telah menjalani 5 kali kemoterapi.

Terdapat benjolan pada lehernya membuat Aldi mengaku sering merasa pegal pada bagian tersebut menjadi awal mula Aldi merasakan gejala kanker tersebut. Setelah melalui pemeriksaan biopsi, Aldi kemudian didiagnosis kanker kelenjar getah bening.

Berkat dukungan dari sang istri dan rekan sesama artis, Aldi yang awalnya enggan untuk dikemoterapi kini berusaha keras untuk dapat sembuh.

Kanker yang diderita Aldi merupakan jenis kanker yang cukup banyak ditemui di Indonesia. Gejalanya antara lain terdapat benjolan pada leher, lipatan ketiak, atau lipatan paha, sering berkeringat pada malam hari,dan demam yang berulang.

4. Yana Zein

Selanjutnya artis yang saat ini sedang berjuang kerasa melawan kanker adalah Yana Zein. Yana Zein sempat menyembunyikan penyakit yang dideritanya dari publik dan rekan sesama artis dan penyakit kanker payudara stadium IV yang dideritanya terkuak pada akhir 2016 lalu.


Pemain film yang selalu berperan antagonis ini mengaku, kedua putrinya harus terpaksa putus sekolah, hal tersebut dikarenakan keuangannya yang telah terkuras untuk pengobatan kanker yang dijalaninya selama ini.
Baca Juga:
Waspada, Inilah Enam Penyebab Hancurnya Keharmonisan Dalam Rumah Tangga

Kanker payudara banyak ditemui terjadi pada wanita, untuk itu deteksi dini sangat penting dilakukan agar dapat mengantisipasi kemungkinan terkena kanker payudara. Semakin awal ditemukan, semakin tinggi tingkat kesembuhan.

Deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan dengan mamografi yaitu proses pemeriksaan payudara dengan menggunakan sinar-X dosis rendah atau mendeteksi dengan cara sadari atau memeriksa payudara sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here