Waspada, Gunakan Tisu Basah Pada Bayi Dapat Sebabkan Ini

0
91
Bayi merupakan anugerah bagi para orang tua di seluruh dunia. Orang tua akan menyayangi bayinya melebihi dia menyayangi dirinya sendiri. Maka dari itu, tidak heran jika orangtua akan melakukan apapun demi membuat bayinya sehat dan tetap nyaman.

Salah satu cara yang dilakukan agar bayi merasa nyaman adalah dengan menjaga kebersihan kulit si bayi ituu sendiri. Menjaga kebersihan ini biasanya dilakukan dengan menggunakan tisu basah yang dipakai untuk menglap badan bayi. 

Waspada, Gunakan Tisu Basah Pada Bayi Dapat Sebabkan Ini 16 2BBENI

Ternyata penggunaan tisu basah untuk tubuh bayi memiliki dampak yang kurang baik. Bahkan disebutkan bahwa tisu basah justru dapat menyebab sebuah penyakit kulit pada bayi. Penyakit kulit apakah yang dimaksud? Berikut informasi selengkapnya.

Penggunaan tisu basah kepada bayi ternyata dapat menyebabkan ruam. Ruam adalah kondisi kulit yang ditandai dengan iritasi, bengkak atau gembung kulit yang diketahui dengan adanya warna merah, rasa gatal, bersisik, kulit yang mengeras atau benjolan melepuh pada kulit.Pada kulit bayi yang sensitif sering terjadinya ruam karena ketidak cocokan kulit terhadap bahan yang bersentuhan dengan kulit bayi tersebut.

Ahli dari laboratorium Health, Beauty and Environmental Sciences di Good Housekeeping Institute mengatakan, beberapa tisu basah bayi mengandung bahan pengawet yang disebut methylisothiazolinone (MI).

Bahan oengawet tersebut  dapat menyebabkan reaksi alergi berupa ruam jika dibiarkan terlalu sering dan lama pada kulit bayi.Ditambah oleh Sabina Wizemann, Chemist Senior di laboratprium tersebut juga menjelaskan MI juga bisa terdapat pada produk “kecantikan” tubuh bayi, seperti losion.

Sabina juga menyarankan untuk menghindari terlebih dahulu penggunaan losion, krim wajah, dan tisu bayi yang mengandung MI. Sedangkan penggunaan produk bayi lainnya seperti sampo masih boleh digunakan karena kandungan MI pada produk ini masih terbilang kecil dan masih aman untuk digunakan dalam waktu yang lama.

Baca Juga:
Jangan Abaikan, Hindari Kebiasaan Ini Saat Memasuki Usia 40 Tahun

20 tahun kemudian, mereka menganggap bahwa MI aman dalam konsentrasi kecil (0,01%) untuk produk shampo atau kondisioner. Sedang tahun ini, Uni Eropa setuju untuk melarang MI sebagai bahan pengawet dalam produk kosmetik. Sudah banyak perusahaan besar menghindari penggunaan kandungan MI pada produk mereka karena mengingat resiko yang akan di alami oleh konsumen mereka, seperti Pampers dan Huggies.

Bagi ibu sebaiknya menghindari produk yang mengandung bahan MI karena sedikit banyaknya akan berpengaruh kepada kesehatan kulit bayi. Untuk para ibu sebaiknya memeriksa komposisi atau bahan pembuatan produk sehingga lebih aman untuk anak anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here