Lima Warisan Dunia Menakjubkan dari Indonesia

0
29
Ilustrasi: wacana.co

Indonesia menyimpan berbagai keindahan alam di dalamnya. Tidak heran apabila dijadikan salah satu destinasi wisata dunia. Beberapa diantaranya terletak di hutan tropis di Indonesia.

Hutan tropis ini merupakan tempat persembunyian bagi kekayaan hayati dunia yang unik. Menurut data yang ada, keanekaragaman hayati yang ada di hutan-hutan Indonesia meliputi 11% spesies tumbuhan dunia, 10% spesies mamalia, dan 16% spesies burung.

Namun tidak hanya itu saja, ternyata beberapa tempat di Indonesia telah diakui dan dijadikan warisan dunia karena keunikannya yang luar biasa. Dimana saja tempat-tempat tersebut? Berikut ulasan selengkapnya.

1. Taman Nasional Komodo

Ilustrasi: bisniswisata.co.id

Taman Nasional Komodo terdiri dari tiga buah pulau besar yaitu pulau Komodo, pulau Rinca dan pulau Padar serta 26 buah pulau besar/kecil lainnya.

Keadaan alam yang kering dan gersang menjadikan suatu keunikan tersendiri. Adanya padang savana yang luas, sumber air yang terbatas dan suhu yang cukup panas ternyata menjadi habitat yang disenangi oleh sejenis binatang purba yaitu Komodo.

Sebagian besar taman nasional ini merupakan savana dengan pohon lontar yang paling dominan dan khas. Beberapa tumbuhan yang ada di Taman Nasional Komodo antara lain rotan, bambu, asam, kepuh, bidara, dan bakau.

Selain satwa khas Komodo, terdapat rusa, babi hutan, ajag (sejenis anjing hutan), kuda liar, kerbau liar, 2 jenis penyu, 10 jenis lumba-lumba, 6 jenis paus dan duyung yang sering terlihat di perairan laut Taman Nasional Komodo.

2. Taman Nasional Ujung Kulon

Ilustrasi: wacana.co

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan perwakilan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang tersisa dan terluas di Jawa Barat, serta merupakan habitat yang ideal bagi kelangsungan hidup satwa langka badak Jawa dan satwa langka lainnya.

Keanekaragaman tumbuhan dan satwa di Taman Nasional Ujung Kulon mulai dikenal oleh para peneliti, pakar botani Belanda dan Inggris sejak tahun 1820. Kurang lebih 700 jenis tumbuhan terlindungi dengan baik dan 57 jenis diantaranya langka seperti merbau, palahlar, bungur, cerlang, ki hujan dan berbagai macam jenis anggrek.

Satwa di Taman Nasional Ujung Kulon terdiri dari 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan dan 33 jenis terumbu karang. Satwa langka dan dilindungi selain badak Jawa adalah banteng, ajag, lutung, rusa, macan tutul, kucing batu, surili dan owa (sejenis monyet).

3. Taman Nasional Lorentz

Ilustrasi: traveltodayindonesia.com

Taman Nasional Lorentz merupakan perwakilan dari ekosistem terlengkap untuk keanekaragaman hayati di Asia Tenggara dan Pasifik. Kawasan ini juga merupakan salah satu diantara tiga kawasan di dunia yang mempunyai gletser di daerah tropis.

Jenis-jenis tumbuhan di taman nasional ini antara lain nipah, bakau, Pandanus julianettii, Colocasia esculenta, Avicennia marina, Podocarpus pilgeri, dan Nauclea coadunata.

Jenis-jenis satwa yang sudah diidentifikasi di Taman Nasional Lorentz sebanyak 630 jenis burung (kurang lebih 70% dari burung yang ada di Papua) dan 123 jenis mamalia.

Jenis burung yang menjadi ciri khas taman nasional ini ada dua jenis kasuari, empat megapoda, 31 jenis dara/merpati, 30 jenis kakatua, 13 jenis burung udang, 29 jenis burung madu, dan 20 jenis endemik diantaranya cendrawasih ekor panjang dan puyuh salju.

Satwa mamalia tercatat antara lain babi duri moncong panjang (Zaglossus bruijnii), babi duri moncong pendek, 4 jenis kuskus, walabi, kucing hutan, dan kanguru pohon.

4. Hutan Hujan Tropis Sumatra

Ilustrasi: jusufdjokam.wordpress.com

Hutan tropis Sumatra Hutan hujan tropis Sumatera merupakan rumah bagi berbagai makhluk hidup. Banyak di antaranya yang merupakan spesies hewan yang terancam punah, seperti orangutan Sumatera, harimau Sumatera, kelinci Sumatera, dan badak Sumatera.

Di hutan hujan tropis ini juga tumbuh berbagai tumbuhan endemik, seperti kantong semar, bunga terbesar di dunia Rafflesia, dan bunga tertinggi Amorphophallus.

5. Candi Borobudur

Ilustrasi: reservasi.com

Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.

Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.

Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam.

Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.

Demikianlah artikel tentang Lima Warisan Dunia Menakjubkan dari Indonesia. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here