Terapkan Lima Prinsip Ini Agar Sukses Dalam Berhijrah

0
90
infophoria
Ilustrasi: mediaumat.news

Berhijrah memang menjadi salah satu perbuatan terpuji yang jelas berbuah pahala bagi orang yang melaksanakannya. Tentu dalam hal ini berhijrah yang dimaksud ialah meninggalkan perbuatan maksiat menuju ketaatan kepada Allah SWT.

Akan tetapi, ternyata pada kenyataannya mencoba berhijrah di jalan Allah ini tidak semudah yang dibayangkan. Ada saja berbagai macam rintangan yang menghadang, konflik batin hingga pengaruh lingkungan yang membuat kita ragu melanjutkan hijrah.

Oleh karena itu, setelah memutuskan untuk berhijrah ada baiknya anda menerapkan prinsip-prinsip yang membuat kita sukses dalam perjalanan hijrah tersebut. Prinsip ini harus dipegang teguh, agar tidak mudah terbolak-balikkan hatinya. Berikut informasi selengkapnya.

1. Prinsip “Min” dan “Ila”

Nashih Nasrullah mengutip pendapat dari Ibnu Qayyim tentang prinsip hijrah yang menjelaskan bahwa ketika kita memutuskan untuk melakukannya maka ada dua kata yang harus diingat yaitu “min” dan “ila” (dari – ke atau kepada).

Prinsip ini mengharuskan kita yang dahulunya menjauh dari (min) Allah kemudian mendekat hanya kepada (ila) Allah. Tujuannya jelas yakni beranjak dari kehidupan yang sia-sia menuju kehidupan yang lebih bermakna lagi.

Oleh karena itu, ketika kita memutuskan untuk berhijrah pastikan bahwa niat awalnya adalah karena mengharapkan ridha dari Allah dan Rasul-Nya. Bukan karena mengikuti tren hijrah yang tengah marak sekarang ini.

2. Prinsip Pengagungan Terhadap Kebenaran

Prinsip yang kedua yaitu pengaagungan terhadap kebenaran. Ketahuilah bahwasanya kebenaran, kebaikan, keadilan, semuanya itu berasal dari Allah SWT. Melalui Al-Qur’an dan Hadist yang menjadi pedoman utamanya, Allah SWT menyerukan kepada kita untuk senantiasa berbuat kebajikan di muka bumi.

Baca Juga:
Awas, Enam Perbuatan Ini yang Dapat Hilangkan Pahala

Oleh karena itu, ketika seseorang memutuskan untuk berhijrah maka ia harus mengagungkan serta mengutamakan kebenaran dan kebaikan sesuai dengan ajaran agama Islam. Orang yang berhijrah tidak boleh memiliki keraguan dalam hatinya untuk menyatakan sesuatu yang benar menurut agama Islam.

3. Prinsip Gerak

Hijrah itu harus memiliki gerakan nyata, sama halnya seperti hijrahnya Rasulullah dan para sahabat dari Makkah ke Madinah. Dari proses ini kita dapat melihat bahwa hijrah itu ada pergerakannya, harus ada upaya nyata.

Sebab, manfaat dari berhijrah itu tidak akan dirasakan apabila orang itu hanya sekedar ingin atau hanya berangan-angan belaka. Karena itu ketika berniat untuk berhijrah maka perlu pergerakan dengan membuktikan bahwa ada perubahan yang lebih baik daripada sebelum berhijrah terutama dalam hal yang menyangkut ibadah.

4. Prinsip Instrospeksi Diri

Perlu ditanamkan dalam hati bahwa hijrah itu adalah proses introspeksi diri secara terus menerus. Menurut Quraish Shihab, hijrah adalah proses yang tidak bisa dilakukan secara instan. Ada proses dan tahapan yang harus dilalui dengan penuh kesabaran, ketekunan, kesungguhan orang yang sedang berhijrah.

Proses instrospeksi diri ini memegang peranan penting ketika seseorang memutuskan untuk berhijrah. Karena ketika orang mengkoreksi dirinya ia akan mencari kesalahan, celah keburukan apa saja yang ada dalam dirinya dan kemudian meninggalkan keburukan tersebut hingga melakukan berbagai macam kebaikan.

5. Prinsip Perlawanan

Orang yang sedang melakukan hijrah tentu tidak luput dari segala godaan dunia. Maka dari itu, perlu melakukan prinsip perlawanan bahkan kepada dirinya sendiri. Dalam artian kita harus mampu menahan hawa nafsu untuk melakukan sesuatu yang ternyata itu menyimpang dari ajaran Allah dan Rasul-Nya.

Baca Juga:
Tiga Cara Agar Komitmen untuk Melakukan Kebaikan

Oleh karena itu, ketika kita memutuskan untuk berhijrah maka kita harus tegas terhadap diri sendiri, melawan godaan yang ada dan berani berkata tidak jika diajak melakukan perbuatan dosa.

Demikianlah informasi mengenai lima prinsip yang dapat dilakukan agar kita sukses dalam berhijrah. Semoga kita bisa menerapkan prinsip tersebut serta istiqomah dalam melakukan hijrah di jalan Allah SWT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here