Beranda Islami Tantangan Ini Akan Dihadapi Orang yang Hendak Hijrah

Tantangan Ini Akan Dihadapi Orang yang Hendak Hijrah

0
164
infophoria
Ilustrasi: madeblog.com

Hijrah merupakan titik balik seseorang dari yang dahulunya gemar melakukan perbuatan maksiat hingga memutuskan untuk bertaubat. Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, ada banyak motif yang menyebabkan orang untuk berhijrah di jalan Allah.

Kuatnya keimanan seseorang menjadi salah satu tolak ukur apakah dia bisa bertahan dalam hijrahnya, atau justru kembali ke jalan yang tidak benar. Perlu dipahami bahwa setiap tindakan pasti ada tantangan yang menyertainya, tinggal bagaimana kita memenangkan tantangan tersebut.

Hijrah pun demikian, tidak luput dari segala tantangan dan ujian dari Allah SWT. Apabila kita lulus dari tantangan itu, maka kita akan istiqomah dalam hijrah atau justru sebaliknya. Lantas, tantangan apa sajakah yang biasa dialami oleh orang yang hendak berhijrah? Berikut ulasannya.

1. Tantangan dari Dalam Diri

Tantangan pertama yang akan kita hadapi pertama kali berasal dari diri sendiri. Hal yang paling sering muncul ialah mulai timbulnya rasa malas. Sifat malas ini tentu saja berdampak negatif dalam kehidupan kita.

Orang yang memiliki sifat malas ini biasanya enggan untuk belajar lebih banyak, tidak mau berkembang. Tentu saja hal ini menghambat kemajuan hijrah yang tengah dilakukan, dalam artian orang tersebut hanya akan jalan ditempat tanpa ada pertambahan ilmu.

Tidak hanya malas, ternyata sifat tidak percaya diri juga menjadi tantangan dalam berhijrah. Ada banyak yang yang merasa tidak mampu bertahan dalam hijrahnya dan menyerah sebelum dia berusaha. Terkadang muncul juga rasa minder karena merasa ilmu sedikit yang kemudian membuatnya tidak mau mendatangi majelis ilmu.

Baca Juga:
Terapkan Lima Prinsip Ini Agar Sukses Dalam Berhijrah

Oleh karena itu, ketika kita sudah berniat untuk berhijrah maka tinggalkanlah perasaan malas dan tidak percaya diri tersebut. Lawan segala perasaan yang justru membuat hijrah kita terhambat tanpa kemajuan.

2. Tantangan Dari Orang Lain

Tidak hanya diri sendiri, lingkungan juga bisa menjadi faktor pendukung atau justru penghambat seseorang dalam berhijrah. Tantangan ini bisa berasal dari orangtua, tetangga, pasangan, teman, dan bahkan dari orang yang hanya berteman di media sosial kita.

Ada orang yang sudah berniat untuk berhijrah namun ditentang oleh orang sekitar bahkan orang terdekat mereka (keluarga). Apabila hal ini terjadi maka bersikaplah sabar, dan tetap santun dalam menjelaskan niat baik kita tersebut.

Tantangan yang banyak terjadi terkadang adanya gosip yang menyerang diri kita, seperti dianggap sok suci dan sebagainya. Oleh karena itu, jangan jadikan omongan tidak baik tentang hijrah kita sebagai media untuk membuat kita merasa lemah dan menurunkan semangat. Tetaplah terus melakukan perbuatan baik dan tetaplah jaga hubungan baik antar sesama.

3. Tantangan Dari Bacaan Kita

Tantangan selanjutnya yaitu berasal dari bacaan kita. Apa yang kita baca tentu saja mempengaruhi wawasan kita, semakin banyak informasi yang diterima akan menambah ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kita harus menentukan dengan tepat bacaan ketika perjalanan berhijrah.

Al-Qur’an dan hadist harus menjadi pedoman dalam kehidupan kita. Ketika hendak mengambil keputusan, hendaknya carilah dalil yang terkait dengan permasalahan yang dihadapi. Hal ini bertujuan agar segala tindakan kita sesuai dengan perintah Allah dan Rasulullah.

Selain itu juga perbanyaklah membaca buku tentang akhlak. Perlu diketahui bahwa ketika kita memutuskan untuk berhijrah maka perangai buruk yang dulu pernah dilakukan harus ditinggalkan sedikit demi sedikit.

Baca Juga:
Benarkah Setan Bisa Terekam Kamera?

Buku mengenai hijrah dan kisah orang yang sudah berhijrah juga harus kita miliki, agar bertambah ilmu pengetahuan dan wawasan. Perbanyaklah membaca perkara-perkara yang bertautan dengan hijrah, agar kita tidak salah melangkah.

Telaahlah buku-buku bacaan tersebut dengan cermat, agar mendapatkan ilmu yang baik. Jangan sampai bacaan yang kita pergunakan tenyata mengandung unsur atau informasi yang justru bersimpangan dengan ajaran Islam. Maka dari itu, kita perlu memperdalamnya bersama ustad atau orang yang memiliki ilmu agama lebih tinggi.

4. Tantangan Dari Sikap Kita Setelah Hijrah

Tantangan terakhir yaitu, berasal dari sikap kita setelah hijrah. Ketika seseorang sudah merasa baik dalam hijrahnya tentu akan merasa ada perubahan dalam dirinya terutama dalam hal spiritual. Pengalaman ini tenyata bisa menjadi boomerang apabila tidak dijaga akan menyebabkan sesuatu yang berbahaya.

Salah satunya adalah dengan munculnya sifat Riya’. Tidak hanya itu, ketika kita merasa ilmu yang dimiliki lebih tinggi dibanding orang lain maka lama kelamaan akan muncul sifat sombong. Maka dari itu, hijrah kita juga harus ditopang dengan sifat rendah hati yang kuat agar terhindar dari sifat-sifat negatif tersebut.

Demikianlah informasi mengenai tantangan yang akan dihadapi ketika seseorang memutuskan untuk berhijrah. Percayalah bahwa kita mampu lewati tantangan tersebut, sebab Allah selalu bersama orang yang mau berusaha untuk berubah dalam kebaikan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here