Hati-hati, Ternyata Patah Hati dapat Menyebabkan Kematian

0
22
Ilustrasi: hipwee.com

Sebagian besar dari kita bisa jadi sempat hadapi perihal semacam patah hati. Suatu mendengar kata “patah hati” cuma bisa membayangkan pilu kala kita wajib berpisah dengan kekasih.

Jadi pedih, sesak dada, serta kesusahan bernapas. Nah, tahukah kamu, kala sesak dada serta sesak nafas ketika bersedih dapat sebabkan “sindrom patah hati”?

Ya, walaupun namanya agak aneh, tapi sindrom patah hati nyata. Sindrom patah hati merupakan sesuatu keadaan kedokteran yang benar terjadi.

Itu terjadi kala mereka hadapi semacam penderitaan emosional yang dalam, kehilangan orang yang dicintai, putus cinta, dikhianati, perceraian, kehilangan pekerjaan ataupun permasalahan besar yang lain yang menimbulkan tekanan pikiran yang berat.

Sesak di dada disebabkan karena jantung lemah seketika. Dalam sebutan kedokteran keadaan ini diketahui bagaikan kardiomiopati yang diakibatkan oleh tekanan pikiran ataupun Tsubo kardiomiopati.

Tetapi dapat pula diiringi dengan indikasi lain semacam mual, pusing, tekanan darah rendah serta detak jantung tidak beraturan.

Dampak ini timbul setelah peristiwa emosional yang berat. Sindrom patah hati persis sekali dengan serangan pada jantung.

Tetapi perbandingan pada sindrom patah hati, tidak terdapat obstruksi aliran darah. Seluruh bagian dari jantung berperan wajar.

Selama ini, para dokter masih mencari tahu kenapa hal ini terjadi. Tetapi, sebagian pakar yakin kalau hormon tekanan pikiran dilepaskan ketika kelebihan muatan.

Menariknya, walaupun bisa melanda siapa saja, sindrom patah hati lebih kerap terjalin pada perempuan berumur 50 serta lebih tua, tetapi, masih diasumsikan.

Dalam suatu wawancara dengan HealthLine, Felix Elwert, Ph. D., profesor sosiologi di University of Wisconsin – Madison, berkata sindrom patah hati merupakan sesuatu keadaan yang sudah dipelajari sepanjang lebih dari 150 tahun.

Baca Juga:
Beginilah Cara Redakan Stres Hanya Dalam 2 Menit

Patah hati bisa membuat kamu mati? Bagi kamu yang mengalami keadaan sakit diinduksi kardiomiopati dada terlihat stres normal seperti kamu sedang kehilangan dalam waktu singkat.

Dokter bisa mendiagnosis lewat sebagian uji, semacam pengecekan raga, dan riwayat tekanan pikiran, uji darah, elektrokardiogram (EKG), angiografi koroner (uji buat mengecek kalau terdapat penyumbatan di arteri, biasanya tidak terdapat obstruksi pada penderita dengan sindrom patah hati). Dada radiografi (buat memandang apakah terdapat wujud abnormal jantung serta memandang mungkin kalau indikasi sesak dada berasal dari paru- paru), Ekokardiogram (buat melihat apakah jantung mempunyai wujud yang abnormal kala dipompa. Ini dapat jadi salah satu dari indikasi penyakit sindrom patah hati),

Masih banyak teka- teki di balik terbentuknya keadaan ini. Tetapi, dokter mempunyai beberapa anjuran buat menolong menghindari sindrom patah hati. Salah satu contohnya merupakan dengan berolahraga serta hidup sehat.

Di sisi lain, Kamu bisa melatih diri buat mengelola diri kamu supaya tidak gampang tenggelam dalam tekanan pikiran serta sakit berkelanjutan.

Sekarang ini terdapat banyak orang yang meragukan ataupun malu buat bertanya dengan spesialis di psikiatri untuk keadaan yang dirasakannya, karena dengan membicarakan tentang emosi, kamu bisa menolong para ahli untuk segera mengatasi sindrom patah hati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here